Menikah Untuk Bahagia


Menikah Untuk Bahagia

“Pernikahan Impian, Nikmati Prosesnya”, kira-kira begitulah tagline yg akan saya bahas pada kesempatan kali ini. Semua yang menikah pasti senang jika bisa mencapai dan menikmati pernikahan yang diimpikan. Namun, apakah mereka mau menikmati prosesnya?

Perjuangan untuk mencapai kualitas kehidupan pernikahan seperti yang diimpikan, sangat banyak sekali ujiannya. “BERSYUKUR” adalah kata kunci dalam melewati ujian tersebut. “Setiap melihat belum adanya harapan, ingatlah akan mimpi keberhasilan”.

“A man with a dream will not be denied!”
Tidak ada seorang pun yang dapat menghadang seseorang yang mempunyai impian. That’s my husband. Seseorang dengan impian yang begitu besar untuk memiliki keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang.

Di saat banyak orang meragukan dan mencoba meyakinkannya bahwa itu impian yang too good to be true, dia maju terus dengan impiannya.

Bersyukur mempunyai suami yang sekaligus menjadi my life coach. Dia memberi banyak pelajaran berharga dan membuatku bisa berfikir benar. Seorang suami yang tidak mau memanjakan istri dengan melindungi dari rasa sakit untuk tumbuh. Kami tumbuh bersama impian kami.

Banyak pelajaran yang harus diterapkan dalam menjalanin proses menuju kehidupan pernikahan yang bahagia :
1. Menjadi momentum builder
2. Membaca situasi dan tanggap
3. Menempatkan diri di pikiran dan perasaan pasangan, sehingga kita tahu what to do and what to say dengan tepat
4. Menghidupkan suasana. be creative!
5. Smiling heart, akan tercermin otomatis di wajah yg smiling face
6. Tunjukan ekspresi apapun
7. Tunjukan apresiasi
8. Mensyukuri sekecil apapun yg dilakukan pasangan
9. Timing yg tepat untuk mengatakan dan melakukan apa pun
10. Stop and thinking.

Aku yakin, rencana Allah tidak pernah salah. Orang yg tanpa impian, hidup seperti zombie.
Soulmate itu diciptakan, bukan ditemukan.

I LOVE MY HUSBAND
Anniversary : February 3rd, 2013

5 Tanggapan to “Menikah Untuk Bahagia”

  1. MeySarahKasuma Says:

    Alhamdulillah, sangat menginspirasi rin🙂
    “Soulmate is made, not found!” << setujuh banget!🙂
    "Marriage is easy, but live in it is a struggle"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: