Kepribadian seperti Wafer


Dewasa ini, istilah “Wafer” sudah bukan hal yang baru untuk di dengar. Hampir seluruh orang di Indonesia pernah mendengar kata ini. Wafer, identik dengan makanan ringan (snack), yang pada umumnya terasa manis.

Kali ini saya mengangkat tema “Prinsip hidup seperti Wafer” bukan tidak beralasan. Pemikiran sesaat yang memberikan inspirasi dan inovasi dalam kehidupan. WAFER!!!

Identifikasi secara visual, wafer terdiri dari crispy dan krim. Tumpukan lembaran crispy pada Wafer, membuat Wafer terlihat berlapis-lapis, dimana pada setiap lapisan terdapat krim yang memberikan rasa manis.
Gigitan pertama, memebrikan kesan renyah, manis, dan membuat semua orang ingin menikmatinya terus.

Korelasi kehidupan dan wafer, hampir equivalen. Tampak luar wafer yg crispy menampilkan bahwa tampilan luar manusia juga harus renyah, terkesan hangat, bersahabat, dan mudah berteman. Tipe sifat manusia seperti ini, banyak disukai oleh kebanyakan orang.

Lapisan dalam wafer merupakan krim lembut yang umumnya terasa manis. Hal ini menampilkan bahwa manusia jg harus memiliki sisi dalam yang lembut, santun, bertutur kata manis, sehingga menyebabkan kelekatan, kehangatan dan keharmonisan dalam hidup.

Sifat wafer yg renyah dan manis, tidak akan hilang pada gigitan pertama. Image yg enak, terus melekat pada Wafer. Sama seperti manusia, jika pertemuan pertama memberikan kesan bahwa orang tersebut memiliki jiwa yg renyah, hangat, bersahabat, bersosial baik, sopan santun, tutur kata manis, kesan ini akan terus terbawa dan melekat pada diri orang tersebut.

Jadilah pribadi yang baik, sehingga memberikan image yang terus melekat baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: