6 Langkah Menuju Sukses Dunia dan Korelasi Dengan Ilmu Akhirat


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kali ini saya ingin menulis blog dengan tema “6 Langkah Menuju Sukses Dunia dan Korelasi Dengan Ilmu Akhirat”.
Tulisan ini bukan tanpa dasar, tapi saya terinspirasi oleh Mas Rono Jatmiko yang notabene belajar dari ilmu Psikologi yang telat berhasil mengupas tuntas ilmu-ilmu dasar sukses dunia yang sebenarnya tanpa sadar sehari-hari kita mengaji Quran Hadist secara Berjamaah sudah di ajarkan di dalamnya.
Subhanallah.

Let’s start \(´▽`)/

SUKSES itu adalah menetapkan sebuah goal dan meraihnya, lalu membuat goal lebih tinggi lagi. Jadi sukses tidak selalu mengenai uang dan kekayaan. Uang adalah resiko dari manfaat yang kita berikan bagi orang lain.

Dalam suatu motivation training yg di berikan Mas Rono, beliau menyimpulkan ada 6 langkah menuju sukses, apa aja itu?

Secara cepat dapat disebutkan :

  1. Goal
  2. Berdoa
  3. Belajar dari yang sudah sukses
  4. Kerja keras
  5. Memberi
  6. Ikhlas

Terlihat sepele mungkin tapi 6 langkah ini merupakan kesimpulan pemikiran Mas Rono dari hasil berbagai motivation training yg beliau ikuti, jutaan rupiah telah mengalir untuk hal ini, dan dari berbagai macam sumber buku telah beliau baca, dan tercetuslah sudah “6 langkah menuju sukses” ini yang sebenarnya sudah di ajarkan dalam pengajian yang kami ikuti namun tak pernah di sadari. RENUNGKAN!

Untuk lebih terperinci, saya coba kupas tuntas penjabaran dari 6 langkah menuju sukses ini..

1. GOAL

Goal ini merupakan suatu tujuan, impian, cita-cita, atau target.

Bayangkan jika kita tidak memiliki goal dalam hidup, mau di bawa kemana hidup ini. Di ibaratkan sebuah pertandingan sepak bola, semua pemain sudah siap pada posisi nya masing-masing, bola sudah ada, ribuan penonton pun telah bersorak sorai, tapi tidak ada gawang dalam lapangan, mau di bawa kemana bola tersebut? Kacau permainan sepak bola.

Begitu pula dengan hidup, hidup itu harus memiliki tujuan atau cita-cita yang jelas, agar dapat memberikan arahan hidup, memberikan kekuatan, serta memperbeasr potensi diri kita dengan terus belajar agar tujuan dan cita-cita kita tercapai. Banyak orang sukses karena melakukan apa yang di senanginya.  Cita-cita berasal dari passion (gairah hidup, minat, hobi). Dari passion kita dapat mengetahui apa yang benar-benar diinginkan, apa yang membuat bahagia, dan selalu enjoy melakukan apapun, dimanapun, kapanpun, walau tidak di bayar.

Tujuan-tujuan hidup harus dituliskan secara spesifik. Data statistik menyebutkan bahwa :

  • 95% manusia tidak punya cita-cita yang jelas sehingga hidupnya rata-rata ke bawah
  • 4% manusia apunya cita-cita yang jelas, tapi tidak tertulis rinci sehingga hidupnya menengah ke atas
  • 1% manusia punya cita-cita yang jelas dan tertulis rinci sehingga hidupnya adalah orang-orang yang paling sukses di dunia.

Apa korelasinya dengan Ilmu agama?

Dalam pengajian Quran Hadist yang saya kerjakan selama ini, sebagai orang muslim yang beriman, satu BIG GOAL yang selalu di dengung-dengungkan, di impikan, dan di harapkan adalah HIDUP MULIA MATI MASUK SURGA SELAMAT DARI NERAKA. Inilah langkah SUKSES AKHIRAT yang pertama, amiin.

2. BERDOA

Tidak ada satu orang yang sukses sekalipun yang tidak pernah doa kepada Tuhan-nya. Doa merupakan komunikasi privacy antara sang pencipta dengan diri manusia.

Dalam suatu ayat Al-Quran di katakan :

Berdoalah padaKU niscaya KUkabulkan, sesungguhnya orang yang sombong akan masuk ke neraka dengan terhina – QS. Al-Mu’minun : 60

DOA merupakan kekuatan bagi orang-orang yang beriman, waktu komunikasi yang paling di ijabah adalah saat 1/3 malam akhir, dimana pada saat itu Allah SWT turun ke dunia untuk menjawab doa-doa kaum mukmin yang meminta kepadaNYA. Berdoa merupakan langkah SUKSES AKHIRAT yang kedua, amiin.

Self Talk –> Action –> Habit –> Character –> Belief System –> Self Talk

3. BELAJAR DARI YANG SUDAH SUKSES

Cara paling efektif untuk meraih kesuksesan adalah belajar dari orang yang sudah sukses dengan kata lain kita belajar secara langsung dari guru sehingga terjaga kemurnian ilmunya. Belajar dari orang yang sudah berhasil sukses dapat ditempuh dengan cara belajar secara langsung, bekerja untuk mendapatkan ilmu, membaca buku, atau mengikuti seminar.

Pendidikan tanpa pengalaman nyata memberikan hasil yang kurang efektif. Kebanyakan orang berfikir bahwa sekolah merupakan hal penting, namun pada kenyataannya sekolah bukanlah bekal utama dalam hidup, melainkan hanyalah sebuah bekal penunjang.

Dasar apa yang perlu di pelajari untuk sukses?

  • Pelajari ilmu komunikasi baik secara intrapersonal dan interpersonal
  • Kepemimpinan
  • Penguasaan diri dan emosi
  • Pengalaman berorganisasi dan bekerja sama
  • Management waktu dan uang

Apa korelasinya dengan Ilmu agama?

Cara paling efektif untuk meraih kesuksesan adalah belajar dari orang yang sudah sukses dengan kata lain kita belajar secara langsung dari guru ini adalah ilmu MANQUL.

Sukses dunia telah di pelajari dalam ilmu agama :

  • Pelajari ilmu komuniukasi baik secara intrapersonal dan interpersonal dengan banyak memberikan nasehat ilmu agama
  • Menjadi seorang pemimpin bukanlah perkara yang mudah terlebih pemimpin agama dan memang sudah secara lahiriah manusia diciptakan sebagai seorang khalifah (pemimpin)
  • Penguasaan diri dan emosi melalui perbanyak dzikir kepada Allah SWT
  • Pengalaman berorganisasi dan bekerja sama di cetuskan dalam program Cinta Alam Indonesia.
  • Management waktu agar tidak telat dalam mengaji dan management uang agar perbanyak bersodaqoh

Inilah langkah SUKSES AKHIRAT yang ketiga, amiin.

4. BEKERJA KERAS

Tampaknya ini bukan hal yang baru lagi dalam dunia kesuksesan. Bekerja keras merupakan suatu usaha untuk mencapai titik GOAL. Doing what ever it takes.

Dalam pengajian Quran Hadist yang saya kerjakan, kalimat Doing whatever it takes sama artinya dengan KERJAKAN SE POL KEMAMPUAN. Inilah langkah SUKSES AKHIRAT yang keempat, amiin.

5. MEMBERI

  • Apa yang kita terima adalah apa yang kita beri, pa yang kita terima selalu lebih banyak dari yang kita beri. JADI memberi dulu baru kemudian menerima, bukan menerima dulu baru memberi. Mungkin lebih mudahnya sama dengan tuntaskan dahulu kewajiban baru menuntut hak.
  • Orang-orang yang sukses dan kaya di dunia ternyata adalah dermawan terbesar pula, oleh sebab itu mereka semakin kaya.
  • Memberi tidak hanya berupa uang, tapi bisa berupa tenaga, pikiran, bahkan hanya sekedar senyuman.

Bagaimana dengan ilmu akhirat?

Barang siapa meringankan beban sesama orang iman, maka Allah akan mengangkat beban dari orang tersebut

Barang siapa yng menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kalian

Jelas sudah janji Allah.

Perbanyak sodaqoh, untuk menarik lebih banyak lagi rezeki dan nikmat Allah, subhanallah. Beramal, sodaqoh dan infaq merupakan langkah SUKSES AKHIRAT yang kelima.

6. IKHLAS

Sebuah kegagalan adalah guru terbaik

Tugas manusia hanya berhenti sampai usaha, dan doa. Urusan hasil adalah urusan Allah. Doa pasti dikabulkan, namun dengan 3 metode :

  1. Langsung di kabulkan
  2. Ditunda
  3. Diganti dengan yang lebih baik

Ikhlas adalah langkah SUKSES AKHIRAT yang keenam.

ALHAMDULILLAH.. semoga tulisan ini bermanfaat, spesial thanks to : Mas Rono Jatmiko selaku inspirator, AJKH

14 Tanggapan to “6 Langkah Menuju Sukses Dunia dan Korelasi Dengan Ilmu Akhirat”

  1. mantep mba erin,ternyata kalo di pikir2 emang dunia itu pasti berkorelasi ato ga bisa lepas dengan akhirat,,,
    sukses & ASLB

  2. baguz ne
    motivasi buat mumi

  3. Siiip ASLB mba erin ^^…

  4. alhamdulillah jazakillahu khoiro, mba. Really inspiring. Saya tunggu tulisan2 inspiratif lainnya.🙂

  5. Eriiin, aku baru baca. Subhanalloh. Alhamdulillah Jaza Killahu Khoiro🙂
    Semangat dan Sukses Fiddunya Wal Akhirot yaaa :’) :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: