Sukses Karena Bahagia


Kebahagiaan adalah alat untuk kita meraih kesuksesan,BUKAN SEBALIKNYA!.
Sebagian besar orang akan merasa bahagia ketika mereka sukses meraih sebuah pencapaian tertentu. padahal,ketika mencapai semua itu mana yang lebih berharga.PENCAPAIAN itu sendiri atau PERASAAN BAHAGIA?

Ketika menerima ijazah bergelar sarjana tapi terfikir betapa sulitnya mendapat pekerjaan,BAHAGIAKAH?

Jadi sesungguhnya selama ini yang kita cari adalah perasaan bahagia,perasaan puas,perasaan sejahtera,dan lain sebagainya. Sebenarnya tidak perlu repot mencari semua itu,karena tersedia secara gratis dalam diri kita. Jika kita bekerja sambil merasakan vibrasi kesuksesan,maka kita akan mudah menarik kesuksesan yang kita cari.

Sukses bukanlah sebuah pencapaian, melainkan hasil dari rasa hati yang bahagia.
Kebanyakan orang hanya melakukan pekerjaannya dengan alasan penghasilan yang tinggi,tanpa pernah memikirkan apakah pekerjaan itu sesuai jiwa, pribadi, misi dan visi hidupnya. Mereka hanya berfikir kalau penghasilannya tinggi, mereka akan bahagia dan segalanya beres.

Ternyata TIDAK!

Karena betapapun besarnya penghasilan seseorang kalau pekerjaannya tidak selaras dengan misi dan visi hidupnya, maka pekerjaan itu tidak akan memberikan kebahagiaan, justru menjadi sebuah perjuangan dan beban.

hukum kuantum tidak membantu orang mendapatkan apa yang diINGINKAN, melainkan pada apa yang di FOKUSKAN. Dan tanpa disadari orang yang INGIN SUKSES, lebih sering fokus pada apa yang di khawatirkan.maka keKHAWATIRAN itulah yang terjadi..

Rumusan al-quran sungguh sangat mengejutkan :
“Berbahagialah sebelum bekerja (mengejar kekayaan”‘.

Sebelum beraktifitas kitapun di anjurkan membaca basmalah. Ucapan yang penuh pengharapan bahwa ALLAH menemani kita dalam hidup,dalam bekerja,dan dalam berkarya. Betapa bahagianya diri kita bukan? dalam setiap denyut nadi kita,ALLAH mendampingi.

JADI.supaya sukses merasakan kesuksesan..
1. minta dengan niat yang jelas
2. meyakinkan hati bahwa doa terkabul
3. menerima perasaan terkabulnya doa..

sebelum berdoa.periksa kembali hati ini.tanyakan pada hati kita apa yang kita pinta,karena allah hanya mau mendengarkan suara hati kita : “Dan sungguh,Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya…” (QS Qaf (50) : 16).

Doa yang tidak terkabul karena suara lidah tidak sesuai dengan suara hati, allah lebih mengetahui jalan terbaik hidup kita,dan menumpuknya dosa kita.

“Seorang hamba akan selalu dikabulkan doanya oleh Allah selagi ia tidak berdoa dengan sesuatu yang berdosa,memutus silaturohim,dan tergesa-gesa” (HR Muslim).

semua diniati karena ALLAH.
bismillaahirrohmaannirrohiim..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: